Langsung ke konten utama

Postingan

Sayyid Muhammad Alawi Al Maliki Al Hasani

MENGENAL ABUYA SAYYID MUHAMMAD ALAWI AL MALIKI AL HASANI IMAM AHLUSSUNNAH WAH JAMAAH ABAD 21      Abuya as-Sayyid Muhammad bin as-Sayyid 'Alawi al-Maliki al-Hasani lahir di kota Makkah pada tahun 1365 H/ 1945 M. Pendidikan pertamanya adalah Madrasah al-Falah Makkah, di mana ayah beliau as-Sayyid "Alawi bin "Abbas al-Maliki al-Hasani sebagai guru agama di sekolah tersebut yang juga merangkap sebagai pengajar di halagah di Haram Makki yang tempatnya sangat masyhur dekat Babussalam        Setelah as-Sayyid 'Alawi al-Maliki wafat, putra beliau as Sayyid Muhammad tampil sebagai penerus. Di samping mengajar di Masjidil Haram, beliau diangkat sebagai dosen di Universitas King Abdul Aziz - Jeddah dan Univesitas Ummul Oura - Makkah bagian ilmu Hadits dan Usuluddin. Cukup lama beliau menjalankan tugasnya sebagai dosen di dua universitas tersebut, sampai beliau memutuskan mengundurkan diri dan memilih mengajar di Masjidil Haram sambil membuka majlis ta'lim di rum...

RESENSI BULUGHUL MARRAM

  Bulughul Marram Fi Addalatil Ahkami adalah kitab fenomenal yang dkarang oleh seorang yang ahli dalam bidang Fikih yaitu Al Imam Ibnu Hajar Al Asqalani Kitab Bulughul Marram marupakan kitab yang sangat ringkas namun sangat komprehensif yang bersumber dari berbagai kitab-kitab masyhur yang sudah terjamin kualitas dan kesahihannya. Kitab ini menjelaskan suatu masalah dengan detail, ringan dan mudah di fahami oleh para pembaca.   A.     Judul Resensi Bulughul Marram Fi Addalatil Ahkami B.      Identitas Kitab Nama Asli       : Bulughul Marram Fi Addilatil Ahkami Penulis              : Al Imam Ibnu Hajar Al Asqolani Penerbit            : Nurul Hidayah Kota Penerbit   : Surabaya Edisi                 : Cetakan ke dua Ketebalan  ...

KISAH KETAKUTAN UMAR BIN KHATTAB SEBAGAI SEORANG KHALIFAH

  KISAH KETAKUTAN UMAR BIN KHATTAB SEBAGAI SEORANG KHALIFAH    Pada suatu ketika Umar radhiallahu Anhu sedang sibuk dengan suatu urusan penting. Tiba-tiba datang seorang hamba Allah Untuk mengadukan suatu hal. Orang itu berkata, " Si Fulan telah menzalimi saya" Umar kemudian marah dan mencambuk orang itu sambil berkata, " Ketika saya menyediakan waktu untuk menerima pengaduan, kamu tidak datang. Sekarang saya sedang sibuk dengan urusan penting, kamu datang mengganggu saya,"      setelah menerima perlakuan Umar r.a., orang itu segera meninggalkannya. Umar r.a menyuruh seseorang untuk memanggil kembali orang tadi. Setelah dia datang, umar pun berkata kepadanya, " cambuk lah saya sebagaimana tindakan balas dendam.", lantas Orang itu berkata, " Saya telah memaafkanmu Karena Allah."     Umar r.a segera pulang kerumahnya lalu mendirikan sholat dua Rakaat. kemudia dia memarahi dirinya dengan berkata, “Wahai Umar, dahulu kedudukanmu rendah,...

Tasawuf Sarana Pembentuk Moral Manusia

Tasawuf Sarana Pembentuk Moral Manusia          Manusia modern pada masa ini cendrung memperhatikan materialistis semata. Segala tindak tanduk manusia modern akan terlihat dan terasa jika diukur dengan materialistis, kita tidak bisa memungkiri hal itu karena semakin berkembangnya zaman yang diselimuti gemerlap teknologi dan budaya yang semakin menggoda manusia untuk tidak terlepas dan selalu ingin merasakan nikmatnya dunia dengan segala fasilitasnya. Maka hal itu akan berdampak pada prilaku manusia modern, salah satu hal yang kecil rasa ikhlas, tawaddhu, zuhud, rela yang merupakan ajaran tasawuf semakin tergerus karena orientasi manusia bersifat materialistis. Kenapa kamu tidak berteman dengannya? Apa keuntungan yang aku dapatkan. Mengapa Kamu tidak membantunya? Ah percuma, setiap kali aku membantunya aku takpernah di beri imbalan. Kenapa Kamu akrab dengannya? Ia kerap kali aku bertemu aku selalau diberi uang dan dibuatkan kopi. Hal ini berdampak pada masalah ya...

Mengenal Tarekat Lebih Dekat

Di Pagutan Timur Terdapat Dua Tarekat yang sama dengan sanad salsilah yag berbeda. Kehaditan kedua tarekat itu sangat berperan dalam mengatasi Kemerosotan Moral Masyarakat yang ada di Pagutan Timur seperti minum-minuman keras, sabung ayam, narkoba bahkan pada kondisi yang menghawatirkan. Kenali Lebih dekat Yuk bagaimana Terekat ini berperan dalam mengatasi moralitas Masyarakat... Sebelum Berspekulasi yang tidak-tidak mari klik link berikut     Peran Tarekat Dalam Membentuk Akhlak Masyarakat

Abu Musa Al Asy'ari, Abu Hasan Al Asyar'i dan KH. Hasyim Asy'ari

Mengaku Ahlussunnah Wal Jamaah tapi Tak Tau Bagaimana Sejarahnya? Jangan Sampe Salah !!! Antara Abu Musa Al Asy'ari, Abu Hasan Al Asyar'i dan KH. Hasyim Asy'ari           Perkataan Ahlusunnah Wal Jamaah yang akrab disebut Ahlus Sunnah atau Sunny saja dan terkadang disebut 'Asyari atau 'Asyariah yang dimana nama ini dinisbatkan kepada guru besarnya yang pertama yaitu Abu Hasan 'Ali Al-Asy'ari, Beliau memiliki nama lengkap Abu Hasan 'Ali bin Ismail bin Abi Basyar, Ishak bin Salim, bin Ismail, bin Abdillah, bin Musa, bin Abi Buraah bin Abu Musa Al- Asy'ari. Penganut Sunni yang sama juga adalah Abu Mansur Al Maturiddi atau biasa disebut dengan Maturidiah (akan dibahas pada kesempatan lain).               Abu Musa ini seorang sahabat Nabi yang terkenal dalam sejarah Islam terutama ketika terjadinya peristiwa Tahkim (arbitrase  antara tahun 656M-661M)  Konflik Antara Ali dan Muawiyah . Tentang Abu Musa Al As'...

KERTANAH KITAB KLASIK ASLI PAGUTAN KARANG BUAYA

  KERTANAH         Karang Buaya, ya inilah nama kampungku bertempat di daerah Lombok, Kota Mataram, Kec. Mataram, Kel. Pagutan Timur Desa Karang Buaya. Nama Karang Buaya bukanlah nama sembarangan yang hanya bisa di artikan Buaya semata namun Karang Buaya memiliki sejarah yang begitu menarik untuk di ketahui dalam hal ini dibuktikan dengan adanya sebuah catatan klasik kuno yang bertuliskan Jawa Melayu yang di alih tuliskan ke abjad Indonesia Oleh Musium Provinsi Kota Mataram, Keberadaan Kitab Kertanah ini di alih tangan kan Kepada Bpk. Ust. Pahmun, S.Pd.I pada tahun 2013 silam dan di alih tangankan kepada Bpk. Ust. Munajah, M.Pd. dan kitab itu sekarang berada di tangan beliau.     Berdasarkan beberapa kisah dari pada tetua kami dan disebutkan judga dalam kitab Kertanah ini   bahwa Karang Buaya memiliki Nama Asli Karang  Bajul,  Bajul sendiri memiliki arti  Buaya. Ada juga yang menyebutnya Karang Abuya yang memiliki arti "Bapakku...