Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Teologi Islam

Abu Musa Al Asy'ari, Abu Hasan Al Asyar'i dan KH. Hasyim Asy'ari

Mengaku Ahlussunnah Wal Jamaah tapi Tak Tau Bagaimana Sejarahnya? Jangan Sampe Salah !!! Antara Abu Musa Al Asy'ari, Abu Hasan Al Asyar'i dan KH. Hasyim Asy'ari           Perkataan Ahlusunnah Wal Jamaah yang akrab disebut Ahlus Sunnah atau Sunny saja dan terkadang disebut 'Asyari atau 'Asyariah yang dimana nama ini dinisbatkan kepada guru besarnya yang pertama yaitu Abu Hasan 'Ali Al-Asy'ari, Beliau memiliki nama lengkap Abu Hasan 'Ali bin Ismail bin Abi Basyar, Ishak bin Salim, bin Ismail, bin Abdillah, bin Musa, bin Abi Buraah bin Abu Musa Al- Asy'ari. Penganut Sunni yang sama juga adalah Abu Mansur Al Maturiddi atau biasa disebut dengan Maturidiah (akan dibahas pada kesempatan lain).               Abu Musa ini seorang sahabat Nabi yang terkenal dalam sejarah Islam terutama ketika terjadinya peristiwa Tahkim (arbitrase  antara tahun 656M-661M)  Konflik Antara Ali dan Muawiyah . Tentang Abu Musa Al As'...

Macam-macam tempo dalam membaca Al Qur'an

Yang dimaksud dengan tempo membaca Al Quran adalah jarak ketukan dalam membaca Al Qur'an dengan kata lain yaitu cepat atau lambatnya bacaaan dalam Al Quran. sehingga terdengar indah dalam bacaan Al Quran yang dikuti dengan aturan tajwid serta penghayatan dalam makna dan arti ayat Al Quran.   Sebagaimana kita ketahui bahwa hukum menerapkan ilmu tajwid dalam Al Qur'an adalah  Wajib sehingga pelan maupun cepat tempo dalam membaca Al Quran harus berirama dengan tajwidnya. Adapun tempo bacaan dalam Al Quran menurut Ulama Qurra'  terdiri atas empat macam, yaitu Tartil, Tahqiq, Hadr, Tadwir. Tartil adalah bacaan yang temponya pelan dan jelas dengan melafalkan setiap huruf dengan Makhrajnya, juga dengan memberikan setiap huruf hak-haknya seperti sifat-sifat huruf, panjang pendek, harokat yang sempurna dengan disertai perhatian dan perenungan makna dan hukum-hukum yang terkandung didalam ayat yang dibaca. Tahqiq adalah bacaan yang juga memperhatikan hak-hak setiap huruf diserta...

“Menapak Tilas Permata Jahiliyah”

“Menapak Tilas Permata Jahiliyah”                   Kepercayaan masyarakat Jahiliyah kala itu sangat memegang teguh kepercayaan yang dibawa oleh Ibrahim Alaihissalam melalui dakwak Ismail, namu beberapa ajaran itu lambat laun semakin terlupakan namun ada beberapa yang selalu diingat adalah mengagungkan dan Memulikan Kakbah serta   masyarakat masih sangat kuat dengan ketauhidannya kepada Allah Swt. Penyembahan berhala (Paganisme) terjadi ketika ada salah seorang yang memang terpandang dengan akhlak-akhlak yang agung seperti perbuatan ma’ruf, bersedekah serta memiliki antusiasme yang tinggi dalam urusan agama, ia adalah Amr Bin Luhay yang merupakan pemimpin Bani Khuza’ah berkat semua perbuatan diatas membuatnya menjadi seseorang yang disegani dan dicintai bahkan bisa dianggap sebagai seorang ulama besar dan wali yang dimuliakan. Suatu ketika Amr Bin Luhay melakuka suatu perjalanan menuju Syam. Di kota...

Apa Yang dapat diketahui Oleh wahyu Pada Aliran Asy’ariyah

               Dalam pemahaman Mu’tadzilah dan Asy’ariyah bahwa akal dan wahyu sama-sama penting bagi kedua aliran ini. Tetapi memiliki sisi perbedaan persoalan yang   timbul dari akal dan wahyu antara perbuatan baik dan buruk manusia dan perbuatan tuhan. Sehingga pada aliran As’ariyah lebih mengutamakan Wahyu daripada Akal. [1] Dengan diciptakannya manusia Oleh Allah SWT dan Belas Kasihan Allah atas keterbatasan akal Manusia sehingga Allah menurunkan Wahyu yang dapat memberikan Informasi atau petunjuk yang dapat memberikan pemahaman dan tuntunan dalam kehidupan Manusia Melalui nabi-nabi dan rasul-Nya Seperti Al-Qur’an dan Al-Hadits. Dari aliran Asy’ariyah memiliki pandangan yang sebagian menolak dari pendapat kaum Mu’tadzilah, dimana menurut Asy’ariyah segala kewajiban manusia hanya dapat diketahui melalui wahyu. [2] Contohnya : Seperti Sholat, Puasa, Haji dan Lainnya. Perintah Sholat Dalam Qs. Al-Isra’ Ayat 78 yang artinya :  dirikanl...

Eskalasi Konflik Politik Menuju Konflik Teologi dalam Dunia Islam

Eskalasi Konflik Perpolitikan Menuju Konflik Teologi dalam Dunia Islam "Munculnya Aliran-Aliran Dalam Islam" PENDAHULUAN           Rasulullah Saw. merupakanNabi dan Rasul yang diutus oleh Allah Azza Wajjala kedunia ini. Kehadirian Rasulullah sebagai pemberi Rohmah bagi seluruh Alam, setiap manusia dari kalangan Islam dan Kafirpun mengakui kualitas budi pekerti yang ditransformasikan dan tercermin dalam menapaki kehidupannya di tanah Arab.               Secara substansial ajaran Islam sudah ada sejak Zaman Nabi Adam As. namun tidak secara sempurna dan utuh disampaikan melalui kitab-kitab terdahulu. Hadirnya Rasulullah Saw  sebagai penutup para nabi dan rasul dengan membawa mu'jizat Al Quran yang menyempurnakan isi dari seluruh kitab-kitab sebelumnya.          Disamping rasulullah sebagai seorang nabi dan rasul beliau tidak luput dari kancah perpolitikan, jika menappa...