Langsung ke konten utama

Postingan

“Menapak Tilas Permata Jahiliyah”

“Menapak Tilas Permata Jahiliyah”                   Kepercayaan masyarakat Jahiliyah kala itu sangat memegang teguh kepercayaan yang dibawa oleh Ibrahim Alaihissalam melalui dakwak Ismail, namu beberapa ajaran itu lambat laun semakin terlupakan namun ada beberapa yang selalu diingat adalah mengagungkan dan Memulikan Kakbah serta   masyarakat masih sangat kuat dengan ketauhidannya kepada Allah Swt. Penyembahan berhala (Paganisme) terjadi ketika ada salah seorang yang memang terpandang dengan akhlak-akhlak yang agung seperti perbuatan ma’ruf, bersedekah serta memiliki antusiasme yang tinggi dalam urusan agama, ia adalah Amr Bin Luhay yang merupakan pemimpin Bani Khuza’ah berkat semua perbuatan diatas membuatnya menjadi seseorang yang disegani dan dicintai bahkan bisa dianggap sebagai seorang ulama besar dan wali yang dimuliakan. Suatu ketika Amr Bin Luhay melakuka suatu perjalanan menuju Syam. Di kota...

Apa Yang dapat diketahui Oleh wahyu Pada Aliran Asy’ariyah

               Dalam pemahaman Mu’tadzilah dan Asy’ariyah bahwa akal dan wahyu sama-sama penting bagi kedua aliran ini. Tetapi memiliki sisi perbedaan persoalan yang   timbul dari akal dan wahyu antara perbuatan baik dan buruk manusia dan perbuatan tuhan. Sehingga pada aliran As’ariyah lebih mengutamakan Wahyu daripada Akal. [1] Dengan diciptakannya manusia Oleh Allah SWT dan Belas Kasihan Allah atas keterbatasan akal Manusia sehingga Allah menurunkan Wahyu yang dapat memberikan Informasi atau petunjuk yang dapat memberikan pemahaman dan tuntunan dalam kehidupan Manusia Melalui nabi-nabi dan rasul-Nya Seperti Al-Qur’an dan Al-Hadits. Dari aliran Asy’ariyah memiliki pandangan yang sebagian menolak dari pendapat kaum Mu’tadzilah, dimana menurut Asy’ariyah segala kewajiban manusia hanya dapat diketahui melalui wahyu. [2] Contohnya : Seperti Sholat, Puasa, Haji dan Lainnya. Perintah Sholat Dalam Qs. Al-Isra’ Ayat 78 yang artinya :  dirikanl...

Kiat Sukses Mendapatkan IPK Tinggi

Saya ingin berbagi pengalaman nih temen-temen...  Syukur Alhadulillah atas idzin Allah sya tidak pernah mendapatkan IPK dibawah 3.6. sebagai mahasiswa sudah tentu IPK tinggi adalah dambaan setiap para maha siswa. tapi tidak sedikit dari mereka yang ingin mempertahankan eksistensinya mengatakan "percuma IPK tinggi itu hanya sekedar angka saja bukan aplikasinya" hahaha... gak papa guys itu adalah komen dengan kapasitas masing-masing. tapi jangan salah guys IPK tinggi itu sdikit tidak dapat menggambarkan kualitas seseorang, bisa dipermudah untuk mendapatkan beasiswa prestasi dan sebagainya.  Sekalipun IPK tinggi tapi jangan  lupa temen-temen implemetasi ilmu itu sangat perlu dalam kehidupan sehari-hari. Ada beberapa tips untuk mendapatkan IPK tinggi itu guys : 1. Jadilah Mahasiswa Yang Pro Aktif.     Yaa dalam hal ini jangan salah Guys. Rajin bertanya, suka berkomentar, memberi kritik dan saran ketika presentasi bahkan memberikan statment yang sedikit menggelitik p...

Eskalasi Konflik Politik Menuju Konflik Teologi dalam Dunia Islam

Eskalasi Konflik Perpolitikan Menuju Konflik Teologi dalam Dunia Islam "Munculnya Aliran-Aliran Dalam Islam" PENDAHULUAN           Rasulullah Saw. merupakanNabi dan Rasul yang diutus oleh Allah Azza Wajjala kedunia ini. Kehadirian Rasulullah sebagai pemberi Rohmah bagi seluruh Alam, setiap manusia dari kalangan Islam dan Kafirpun mengakui kualitas budi pekerti yang ditransformasikan dan tercermin dalam menapaki kehidupannya di tanah Arab.               Secara substansial ajaran Islam sudah ada sejak Zaman Nabi Adam As. namun tidak secara sempurna dan utuh disampaikan melalui kitab-kitab terdahulu. Hadirnya Rasulullah Saw  sebagai penutup para nabi dan rasul dengan membawa mu'jizat Al Quran yang menyempurnakan isi dari seluruh kitab-kitab sebelumnya.          Disamping rasulullah sebagai seorang nabi dan rasul beliau tidak luput dari kancah perpolitikan, jika menappa...

Perumpamaan Suatu Kebenaran

بسم الله الرحمن الرحيم السلام عليكم ورحمة الله وبركاته       Janganlah kita memberikan preseden buruk terhadap suatu golongan dengan menganggap golongan kita yang paling benar, Karna golongan itu blum tentu memberikan mudhorot bagi kita.            Kebenaran dari Allah itu ibarat sebuah kaca yang utuh kamudian dijatuhkan ke dunia ini yang kemudian pecah menjadi beberapa serpihan, serpihan dari setiap pecahan itu di ambil dan dimiliki oleh setiap orang ataupun golongan.        Sehingga setiap serpihan itu mengandung unsur kebenaran dari Allah Swt. dan sulit untuk mengumpulkannya secara utuh menjadi sebuah kebenaran yang mutlak dari Allah. Jadi janganlah kita senantiasa menghakimi suatu kelompok atau golongan dengan ilmu yang kita miliki. Karna sesungguhnya kebenaran itu adalah milik Allah.